Halal Bihalal Jakarta 2026 Digelar di Taman Fatahillah, Padukan Tradisi Silaturahmi dan Inovasi Digital

Halal Bihalal Jakarta 2026 Digelar di Taman Fatahillah, Padukan Tradisi Silaturahmi dan Inovasi Digital

Sinar5news.com — Jakarta — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) akan menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal sebagai wadah pemersatu masyarakat di Taman Fatahillah, Jakarta Barat, pada Sabtu, 11 April 2026. 

Kegiatan ini dirancang untuk mempertemukan warga dari berbagai latar belakang suku, agama, dan golongan. Tujuannya tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat secara langsung di ruang publik.

Menggabungkan tradisi silaturahmi dengan sentuhan teknologi modern seperti video mapping, acara ini diharapkan mampu merayakan kebersamaan sekaligus menegaskan identitas Jakarta sebagai kota global yang harmonis dan inklusif. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Andhika Permata, menyampaikan bahwa momentum ini menjadi wujud nyata silaturahmi yang terbuka bagi semua kalangan. Pemprov DKI Jakarta ingin menghadirkan ruang yang setara bagi masyarakat untuk saling menyapa, berinteraksi, serta saling memaafkan.

“Kita ingin menyampaikan pesan bahwa setiap warga, dari Gen Z hingga generasi pendahulu, memiliki tempat yang sama dalam membangun narasi kota Jakarta,” ujarnya, Rabu (8/4).

Rangkaian kegiatan Halal Bihalal akan diawali dengan doa lintas agama yang menghadirkan para pemuka agama, sebagai harapan agar kerukunan terus terjaga di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang promosi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ibu kota.

Pemanfaatan arsitektur bersejarah di Taman Fatahillah sebagai kanvas digital melalui pertunjukan video mapping menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah kota sekaligus inovasi dalam menarik minat wisatawan. 

Acara ini juga menghadirkan ruang ekspresi bagi talenta muda melalui instalasi cahaya, penampilan seni, serta pertunjukan musik dari Orchestra Purwacaraka.

“Inisiatif ini membuktikan bahwa ruang publik Jakarta mampu menjadi motor penggerak kreativitas yang memadukan nilai sejarah dengan hiburan modern, baik bagi warga maupun wisatawan,” pungkasnya.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA