DIALOG SUFI

DIALOG SUFI

 

“Siapa yang ketuk pintu?”
“Aku”
“Aku siapa?”
“Syukurmu”
“Kenapa kamu datang?”
“Karena kufurmu.”
“Kenapa aku kufur?”
“Karena kamu tidak pernah melihat Sang Pemberi nikmat. NikmatNya berubah jadi istidroj..”
“Aku bahagia, aku gembira dengan semua ini.”
“Tidak! Kamu sedang tersiksa”.
KETERSIKSAAN; yang engkau rasakan telah merasuki jiwa lalaimu untuk ingat pada sang pemberi..
Ooh….!! Bantu aku,
Tidak dapat, hanya engkaulah yang dapat menolong dirimu bukan orang lain. Sadarlah!!.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA