Dandim 1615 Lotim Panen Raya,Tambah Stok Pangan Hadapi Covid-19

Dandim 1615 Lotim Panen Raya,Tambah Stok Pangan Hadapi Covid-19

Sinar5news.com – Lotim – Dandim 1615 Lombok Timur dan Camat Sikur Kapolsek Sikur serta PPL Pertanian Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur,Nusa Tenggara Barat(NTB) melakukan panen raya padi diwilayah Desa Montong Baan,Kecamatan Sikur pada areal sekitar 3 hektar. Senin(20/04/2020).

Dandim 1615 Lotim yang diwakili oleh Kasi Pasiter Lombok Timur Kapten Inf.Muslim mengatakan kegiatan panen raya tersebut diharapkan akan bisa menopang ketahanan pangan kita dalam menghadapi Pandemi Covid-19.

“Tujuan dari giat ini adalah dalam rangka menjaga ketahanan pangan dalam situasi pandemic. Sehingga ketahanan pangan itu perlu ditingkatkan,bahkan jika masih ada air kita mengharapkan agar petani kita menanam padi lagi. Dan saya berkeyakinan ketersediaan pangan kita masih cukup untuk 3 atau 4 bulan kedepan,” Ungkap Muslim.

Bahkan menurutnya petani bisa saja akan menanam lagi jika ketersediaan air cukup,sehingga petani akan terus menerus menanam sehingga kita harapkan ketersediaan pangan ini terus bertambah.
Sementara itu Camat Sikur Lalu Putra, dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan bahwa areal padi yang ada di Kecamatan sikur seluas 2.764 hektar dengan hasil panen per hektarnya 6,1 ton.

“Alhamdulillah dari 2.764 hektar ini bisa menghasilkan 6,1 ton per hektar,karena kecamatan sikur ini cukup subur. Dan dalam situasi pandemi ini,hasil panen ini sebagai stok atau cadangan kami dalam upaya menjaga ketahanan pangan kita,bersama Dandim 1615 Lombok Timur,” Ungkap Camat Sikur yang baru menjabat hanya beberapa bulan saja.

Sedangkan terkait Covid-19 yang mana Kecamatan Sikur masuk dalam Zona Kuning. Putra menyampaikan cukup banyak usaha yang telah dilakukan seperti penyemprotan Cairan Disinfektan,sosialisasi kepada masyarakat melalui corong-corong Masjid dan Mushalla.

“Kita sudah berupaya secara massive bersama seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Sikur untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini,diantaranya penyemprotan disinfektan dan sosialisasi lewat masjid dan Musholla tentang cara-cara pencegahan Covid-19,seperti menghimbau masyarakat untuk selalu cuci tangan dengan sabun di air yang mengalir,jangan keluar rumah kalau tidak ada hal yang terlalu penting, kalau keluar rumah diharuskan pakai masker, jaga jarak dan hindari kerumunan orang,” Terangnya.

Menurut Putra pasien atas nama HK yang masuk PDP(Pasien Dalam Pemantauan) yang menyebabkan Kecamatan Sikur sebagai Zona Kuning sebenarnya tidak ber KTP Kecamatan Sikur.

“Dari Kecamatan Sikur ada satu orang PDP, tapi kalau kita lihat KTP nya bukan Penduduk Kecamatan Sikur, karena beralamat Korleko. Tetapi karena yang merujuk HK itu Puskesmas Kotaraja, maka dia masuk pada data Kecamatan Sikur. Sehingga Sikur saat ini menjadi Zona Kuning,” Terangnya.

Ia juga berharap kepada masyarakat terutama masyarakat Desa Tetabatu Selatan untuk tidak perlu panic dan tetap tenang menjalankan sesuatu sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Saya menghimbau kepada masyarakat Sikur,untuk mentaati apa yang menjadi anjuran pemerintah, dan semua elemen harus bergerak untuk mencegah Covid-19 ini, baik Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Sikur,Kepala Desa,Kadus,Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, untuk kita sama-sama mensosialisasikan pencegahan Covid-19 ini,”Pungkasnya.(Bul)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA