Perbedaan waktu lebaran dari tahun ke tahun sering memunculkan berbagai pandangan yang bervariasi di kalangan masyarakat, sehingga memperlihatkan ada pertentangan di antara dua kubu yang berbeda dalam waktu penetapan hari lebaran.
Perbedaan pandangan dari dua kubu (kubu pemerintah dan kubu sebelah) terhadap waktu pelaksanaan hari raya id memunculkan berbagai tanggapan dari kalangan masyarakat. Adapun diantara pandangan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Manakah yang benar ? Apakah pandangan pemerintah atau kubu sebelah?
2. Manakah yang lebih kuat antara metode Ru’yah dan metode Hisab.
Pandangan pada nomor 1 adalah pemikiran yang membenturkan antara pemerintah dan kubu sebelah, serta memandang adanya pandangan yang salah dari kedua kubu. Bisa jadi dalam pandangan ini yang dianggap salah adalah pemerintah, atau bisa saja mereka menganggap kubu sebelah juga salah. Pandangan seperti ini adalah pandangan yang sangat keliru. Selengkapnya baca disini 👇
Buletin Jum’at HAMZANWADI EDISI 131
Donasi ke Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Jakarta melalui rekening resminya di – 32500 1002 159536 Bank BRI- atas nama PA.AS NAHDLATUL CQ SUHAIDI





