Allah sangat senang bila di minta

Allah sangat senang bila di minta

” لا تسألن بنى أدم حاجة # واسأل الذى أبوابه لا تحجب # الله يغضب إن تركت سؤاله # وبنى أدم حين يسأل يغضب #”.

” Jangan sekali kali meminta kebutuhan mu kepada manusia atau kepada sesama saudara, akan tetapi mintalah kepada Zat yang pintu pintunya tidak pernah tertutup. Allah akan marah apabila kalian tidak meminta kepada Nya, sedang manusia itu marah apabila di pinta”.

Barakallahu li walakum, semoga kita senantisa berdoa, memohon meminta kebutuhan kebutuhan kita hanya kepada Allah sang maha pemberi, yang memiliki sifat ar-Rahman penyayang, wasi’urrahmah, kasih sayang Nya meliputi langit dan bumi, Dia memberi kepada siapa saja tanpa pilih kasih baik kepada mereka yang beriman atau pun tidak, semua kebutuhan makhluk Dia penuhi, sepanjang makhluk itu mau berusaha mencari sesuap makanan. Dia juga memiliki sifat al-Wahhab maha pemberi atas permintaan makhluk Nya, khususnya bagi mereka yang berdoa. Manusia sebagai makhluk yang terbatas kemampuannya, perlu mendapat bantuan, karena tidak semua yang diinginkan tercapai, oleh karenanya tidak boleh lupa berdoa kepada yang maha pemberi rezki, Dia Allah semakin senang kalau kita banyak meminta, berbeda dengan manusia bila sering di minta akan bosan dan tidak tertutup kemungkinan marah, menjauh dan tidak di penuhi. Pintu rezeki terbentang luas bagi siapa yang mengejarnya, ayam yang baru menetas sudah disiapkan patok alat untuk mencari makanan, apatah lagi manusia yang di beri kelebihan dari makhluk lain, menggunakan akal nya kepada hal yang baik. Manusia bisa berencana, namun Allah yang mengatur dan menentukan. Berdoa adalah senjata orang mukmin, yakin diterima doanya, jangan berburuk sangka kepada Allah apalagi bosan berdoa. Semoga Allah mengabulkan pinta kita.

Jangan pernah terdetik dalam hatimu doa yang di panjatkan tidak di kabulkan oleh Allah, Allah membiarkan hamba Nya berdoa dan terus berdoa seperti yang di alami para sahabat dulu kapan pertolongan Allah datang, mereka sudah goncang, nyaris berbalik arah akhirnya pertolongan Allah pun menyertai mereka. Begitu juga dengan kita yang kesusahan, kesedihan menanggung beratnya kemiskinan, jangan sampai mendikte Allah dalam berdoa, apalagi menyepelekan seperti yang di sampaikan oleh Imam Syafi’i dalam bait syairnya:

أتهزأ بالدعاء وتزدريه# وما تدرى بما صنع الدعاء# سهام اليل لاتخطى ولكن# لهاأمد وللأمد انقضاء

” Apakah engkau mengejek dan menyepelekan doa, sedang engkau belum mengetahui apa yang bisa di perbuat oleh doa?. Anak panah yang di lepaskan di malam hari, tidak akan meleset, akan tetapi anak panah tersebut ada waktunya untuk mengenai dan setiap waktu ada akhir nya”.

Semoga kita berdoa kepada Allah yakin di terima, seperti yang disampaikan oleh Imam Syafi’i anak panah di lepaskan di malam hari tepat sasaran tembaknya, hanya menunggu waktu, setiap kepahitan hidup, berakhir sendirinya dan akan merasakan manisnya kehidupan. والله أعلم بالصواب

Oleh: Pahri Lubis.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA