Akbar & Dea Gelar Hajatan Budaya Dalam Merayakan Pernikahannya

Akbar & Dea Gelar Hajatan Budaya Dalam Merayakan Pernikahannya

Sinar5news – Jakarta- Perhelatan Gawe Belek Sorong serah nyongkolan aji krame, dimeriahkan dengan pentas budaya sasaq Gendang Belek. Mengiringi sukuran hajatan pernikahan Lalu Akbar putra dari bapak Dr.H. lalu Wildan, M.Si bersama permaisurinya Dea Mardiah.

Hajatan gawe Belek ini digelar di TMII mulai pukul 09.00 sampai selesai hari Ahad, 27 April 2025. Dihadiri lansung Gubenur NTB Dr.H.Lalu Iqbal serta warga diaspora Himalo Himpunan masyarakat lombok rantau yang bermukim di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Hadir undangan sekitar 800 warga sasaq dan tamu undangan dari kolega mempelai wanita dan pria lainnya.

Pergelaran hajatan budaya ini memberikan pesan kepada khalayak. Kita anak Nusantara agar menjaga, melestarikan budaya daerah warisan leluhur bangsa. Agar tidak melupakan tradisi leluhur bangsa karena pergeseran zaman, ganasnya serbuan budaya asing gaya moderen yang tidak memiliki akar nasab dengan tradisi budaya sendiri.

Model pergelaran pernikahan yang sengaja mengambil tempat di rumah budaya Nusantara TMII. Sebagai miniatur bangsa Indonesia yang memiliki beragam budaya, suku, bahasa dan keyakinan. TMII adalah simbul Nusantara untuk dapat melihat Indonesia dari dekat. Terhadap kekayaan budaya bangsa yang sangat spektakuler, Berbeda tapi tetap satu dalam balutan Bhineka Tunggal Ika.

Pesan pernikahan yang mengawinkan dua budaya dan daerah yang berbeda ini dengan di gelarnya di TMII. Mengukuhkan semangat persatuan dan kesatuan kepada seluruh warga bangsa, agar selalu mengingat bahwa kita adalah anak asli Nusantara. Harus menjaga, memelihara, budaya bangsa tanpa tergerus dengan ikut – ikutan budaya asing. Apalagi sampai jadi tamu di negri sendiri. Kita harus bangga budaya sendiri.

Pernikahan kedua anak bangsa beda darah dan budaya ini mengingatkan kita semua, warga bangsa agar selalu menjaga melestarikan tradisi nilai budaya Nusantara. Untuk kembali menjaga budaya sendiri bukan bangga dengan budaya asing. Apa yang dilakukan kedua mempelai ini pelajaran berharga untuk negri dan semua kita bagaimana mencinta dan menjaga budaya bangsa sendiri

Diiringi berbagai pentas budaya dan tradisi budaya yang adi luhung. Model pernikahan ala Akbar dan Dea patut jadi rujukan Nasional. Inilah yang perlu diangkat media untuk di viralkan sehingga gaya dan budaya asing yang selama ini sering diperlihatkan artis lokal negri kembali ke budaya bangsa sendiri sperti yg dicontohkan Akbar dan Dea. Karena banyak artis dunia sekalipun kagum dengan model tradisi Nusantara yang bayak datang ke Bali maupun Lombok melihat lansung gelar budaya pernikahan medel adat Nusantara.

Selamat menempuh hidup baru Akbar dan Dea yang telah menjadi aspirasi anak bangsa dalam gelar hajatan melestarikan budaya bangsa dengan pesan moral Budi kemuliaan. Semoga kelak lahir keturunan yang Sholeh Sholehah bermanfaat untuk agama bangsa dan negara dan tentunya menjadi keluarga penuh cinta kasih bahagia dunia akherat. Amien yra. ( Sm)

Anjungan NTB TMII

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA