Tradisi Aqiqah Di Ponpes NW Jakarta

Tradisi Aqiqah Di Ponpes NW Jakarta

Hari ini senin 14 september 2020 telah berlangsung pemotongan kambing di Ponpes Nahdlatul Wathan Jakarta sejumlah tiga ekor.

Pemotongan ini biasanya langsung dilakukan oleh Kyai H.Muhammad Suhaidi dan para asatidz yang ada di Pesantren. Kemudian pencacahan dagingnya langsung ditangani oleh para santri yang mukim di Pesantren.

Pemotongan seperti ini adalah termasuk salah satu budaya dari sejak dulu sampai saat ini di Pesantren Nahdlatul Wathan (NW) Jakarta.

Dapat dikatakan, hampir pemotongan seperti ini dilakukan satu sampai dua kali dalam satu bulan diluar hari raya idul adha.

Pemotongan ini biasanya dilakukan karena ada Hiziban malam jum’at, dan Wirid Tarekat Hizib yang biasa dilakukan satu kali dalam satu bulan setiap malam selasa.

Adapun kambing yang dipotong biasanya berasal dari jamaah yang sengaja mengaqiqahkan putra dan putrinya di Pesantren ketika acara Hiziban dan Wiridan.

Kenapa beraqiqah di Pesantren Nahdlatul Wathan (NW) Jakarta?

Pesantren Nahdlatul Wathan (NW) Jakarta sebagai pilihan masyarakat untuk beraqiqah, karena dalam acara tersebut dihadiri oleh banyak jamaah, para asatidz, para santri dan anak yatim yang tinggal dilingkungan Panti Asuhan Nahdlatul Wathan (NW) Jakarta. Ramainya jamaah wirid yang hadir diharapkan menjadi penyebab terhadap terkabulnya doa bagi sohibul hajat anak yang diaqiqahkan.

Keberkahan dari doa dalam Hizib dan Tarekat Hizib yang dibaca, juga menjadi salah satu alasan beraqiqah di Pesantren Nahdlatul Wathan (NW) Jakarta.

Disamping itu, lantunan doa dari para santri yang selalu ngaji dan wirid di Pesantren diharapkan menjadi satu sebab dikabulkan hajat dari sohibul hajat yang beraqiqah.

BACA JUGA  SYAIR INSPIRATIF (84) SELAMAT DAN SUKSES UNTUK ANDA

Fath.

BACA JUGA  Tanya jawab seputar Ramadhan bagian 11

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA