Tanya jawab seputar Ramadhan bagian 23

banner post atas

Soal : Apakah mesti berjabat tangan dalam serah terima Zakat fitrah ?
Jawab : Jabat tangan bukan termasuk syarat sahnya zakat fitrah, maka jika tidak dilakukan jabat tangan, sama sekali tidak berpengaruh terhadap sah atau tidaknya zakat fitrah seseorang.

Soal : Bagaimana kalau dalam penyerahan zakat fitrah tidak dilafadzkan niatnya ?
Jawab : Niat tidak mesti untuk dilafadzkan, karena tempatnya di hati. Adapun melafadzkan niat hanya merupakan pengingat dan penguat terhadap niat yang di dalam hati.

Soal : Bagaimana kalau yang mengantarkan zakat fitrah kepada Amil Zakat atau kepada yang berhak menerimanya adalah istri, sementara yang kita ketahui yang wajib membayar zakat fitrah adalah yang menanggung hidupnya?
Jawab : Istri dan anaknya adalah tanggungan ayah sebagai kepala keluarga, maka yang wajib mengeluarkan zakat adalah ayah sebagai penanggung nafkah keluarga. Adapun mengantarkannya kepada Amil Zakat atau Mustahik zakat, siapapun boleh (anak, istri, atau menyuruh orang lain).

Iklan

Soal : Bagaimana kalau dalam sebuah kampung makanan pokoknya tidak jelas, apa patokan yang digunakan untuk menentukan zakat fitrahnya ?
Jawab : Bila sebuah kampung tidak jelas makanan pokoknya karena beberapa faktor, misalnya sulitnya mendapatkan makanan di sebuah kampung, sehingga apapun model makanan dinilai memiliki bobot yang sama, sehingga menyulitkan untuk menentukan bahan makanan mana yang bisa dijadikan untuk zakat fitrah. Untuk menentukan model makanan yang layak dijadikan zakat fitrah adalah dengan mengikuti makanan pokok kampung yang terdekat dengannya.

Soal : Tujuan diberikan Zakat untuk muallaf adalah untuk menguatkannya karena masih lemah imannya dan pemahamannya tentang Islam. Bagaimana kalau yang masuk Islam adalah orang yang sudah memahami agama dengan baik, bahkan mempunyai jamaah, apakah dia masih berhak mendapatkan Zakat ?
Jawab : Mereka masih berhak untuk mendapatkan jatah Zakat. Tujuannya untuk memikat simpati jamaahnya atau kawan – kawannya supaya tertarik pada Islam. Demikian penjelasan dalam kitab Kifayatul Ahyar Juz 1.

BACA JUGA  Tanya jawab seputar Ramadhan bagian 24