Safari Dan Kunjungan Ketua Umum Himalo Ke Lombok

banner post atas

Sinar5news.com – Lombok – Safari dakwah yang dilakukan Himalo yang mengambil lokasi utk tahun ini adalah pulau Lombok dan sekitarnya, disambut hangat oleh seluruh warga masyarakat atas kehadiran mereka.
Turut serta dalam rombongan safari dakwah Himalo tahun ini adalah ketua umum TGH. Dr.Muslihan Habib, TGH.Husni Haris Humas, TGH.Ahamd Sujai Kabid.Dakwah. yang merupakan program dari Kabid. Dakwah dengan lama waktu sekitar satu Minggu.

Rombongan bertolak dari Jakarta melalui hari kamis 8/4/21 dari bandara Sukarno Hatta dengan Lion air menuju pula seribu menara. Setibanya di pulau seribu masjid rombongan terus bersafari dakwah dengan agenda utama diwilayah Kabupaten Lombok Utara (KLU). Mengunjungi beberapa pesantren dan daerah terpencil disana yang masih dipandang perlu mendapat sentuhan dakwah. Terlebih ketua umum Himalo adalah anggota MUI Pusat dapat secara lansung melihat perkembangan kerukunan ummat beragama dan khususnya kedalaman pahaman ajaran Islam yang rahmatan Lil Alamien diwilayah sekitar. Kemudian dilanjutkan dengan keliling daerah yang lainnya diseputar pulau seribu menara.

Selain itu adalah dalam rangka melaporkan keberadaan Himalo yang sudah berteransformasi menjadi Masyarakat Lombok Diaspora ( Malodia) di tanah rantau. Agar kepala daerah di pulau Lombok dapat memaklumi dan sekaligus melakukan kerjasama untuk agenda pembangunan yang berkelanjutan untuk kemajuan bersama. Mengingat Malodia syarat dengan SDM unggul.

Iklan

Salah satu angenda besar adalah memghadirkan bale sangkep/ bale beleq untuk warga Lombok rantau untuk dapat digunakan sebagai media silaturrahim dan rumah besar daerah di rantau untuk dapat melestarikan budaya dan menjaga semangat persatuan.

Semua kensep sudah dibuat oleh tim perumus yang dikomandani Mamiq Fattah dkk selaku pengawas Malodia. Dikatakan beliau; ” hal agenda Malodia ke depan bersinergi membangun negri menuju Indonesia maju khususnya warga sasaq rantau dan warga daerah. Menjadi konsultan pembangunan, Menjalankan sinergi pembangunan pendampingan. Peran ini Malodia usulkan ke pemerintah daerah agar apa yang menjadi hajat daerah percepatan adanya lompatan dan terobosan mengejar ketinggalan serta mampu menjadi daerah yang maju berbudaya cepat terlaksana, Inilah beberapa agenda penting yang merupakan misi utama pengurus Himalo bersafari dakwah di pulau Lombok. Selain melihat lansung perkembangan budaya dan kerukunan ummat beragama di pulau seribu masjid. Serta selalu menjadi perekat ummat. Jangan sampai ada lagi warga Lombo’e karena perbedaan pandangan saling hujat dan berpecah belah. Yang merugikan kita semua dan tidak sesuai dengan ajaran leluhur budaya sasaq”.

BACA JUGA  Ide2 TGB yang Cemerlang Selalu dinanti Menjadi Sebuah Inspirasi & Menjadi Reperensi Oleh Badri HS QH

Masih dalam ulasan beliau “Dengan telah hadirnya wadah Malodia sebagai wadah berhimpun kedaerahan. Diharapkan kedepan para senior penglinsir tetap solid membina yunior warga sasaq rantau dan terus menerus melakukan pembinaan, silaturrahim, tanpa ada perbedaan kelas. sebagaimana contoh yang dilakukan Rasulullah kehadiran beliau adalah membawa Rahmat untuk semata duduk sama rata berdiri sama tinggi”.

“Himalo yang merupakan perkumpulan warga rantau walapun tertinggal jauh dengan daerah lain yang sudah sangat maju dan sholid. Pelan tapi pasti akan mengarah kesana guna mewujudkan solidaritas guyub menjunjung tinggi, mengokohkan semangat kebersamaan, persaudaraan dan gotong royong dengan penuh kesadaran sebagai pengamalan Pancasila dan ajaran leluhur dalam menghadirkan budaya warga Lombo’e sejati yang lurus”. Demikian Pungkasnya. 13/4/21.(Red)