PEMBINAAN PENDIDIKAN YANG BERKUALITAS DIMASA PANDEMI BERSAMA PROF. DR. H. AGUSTITIN SETYOBUDI, MM Oleh : Marolah Abu Akrom

PEMBINAAN PENDIDIKAN YANG BERKUALITAS DIMASA PANDEMI BERSAMA PROF. DR. H. AGUSTITIN SETYOBUDI, MM Oleh : Marolah Abu Akrom

Salah seorang guru besar bidang Ekonomi dan Koperasi Indonesia yang sangat kita kenal yaitu Prof. Dr. H. Agustitin, MM, Ph.D dalam kesehariannya terus berupaya memberikan yang terbaik dalam berbagai karya yang bisa kita nikmat saat ini. Diantara karya yang banyak tersebut adalah tulisan-tulisan yang menarik dengan tema-tema yang variatif tidak hanya membahas ekonomi dan koperasi, tetapi bidang-bidang lainnya terutama yang berkaitan dengan pendidikan keimanan dan akhlakul karimah. Semua tulisan itu dituangkan dalam salah satu media online yang bernama Sinar5News.com, diamana dalam struktur media online ini beliau dipercaya menjadi salah seorang Pembina/penasehat yang sangat penting keberadaannya bagi kemajuan media SinarLima itu sendiri.

Tak hanya dalam bidang tulis menulis, professor Agustitin juga aktif membina para guru/dosen dalam bentuk seminar, pelatihan dan lain-lain yang ada di seluruh Indonesia, termasuk hari ini Sabtu, 25 Juli 2020 pukul 10.00 WIB mengadakan pembinaan kepada seluruh pimpinan, dosen dan guru yang ada di lingkungan perguruan Yayasan Pendidikan Acprilesma yang dilaksanakan secara virtual dengan memanfaatkan jasa aplikasi super canggih “Zoom Meeting”.

Dalam pembinaan Profesor kali ini banyak sekali ilmu yang dapat kita peroleh sebagi bekal dalam berkiprah di dunia pendidikan. Paling tidak ada 10 point-point penting sebagai kesimpulan yang patut kita cermati sebagai aktifis pendidik, sehingga hasil pendidikan kita benar-benar berkualitas untuk mencerdaskan generasi bangsa demi tercapainya tujuan pendidikan di Indonesia.

1. Menyederhanakan RPP sesuai dengan Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019 dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Penyusunan RPP dilakukan dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi pada siswa.

b. Dari 13 komponen RPP yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016, yang menjadi komponen inti adalah tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (assesment) yang wajib dilaksanakan oleh guru, sedangkan sisanya hanya sebagai pelengkap.

BACA JUGA  Satu Kader terbaik NWDI Diwisuda di Fakultas Syariat dan Hukum Universitas Al-Ahgaff Yaman

c. Sekolah, Kelompok Guru Mata Pelajaran dalam sekolah, Kelompok Kerja Guru/Musyawarah Guru Mata Pelajaran (KKG/MGMP) dan individu guru secara bebas dapat memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP secara mandiri untuk sebesar-besarnya keberhasilan belajar siswa.

2. Dalam melaksanakan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) selama pandemi ini, hendaknya setiap guru memberikan materi yang menarik, inovatif dan kreatif agar peserta didik merasa senang dalam belajar. Semua ini dilakukan agar peserta didik tidak mengalami kebosanan dan kejenuhan yang tidak kita inginkan

3. Setiap guru kepada seluruah peserta didiknya agar terus memberikan dorongan, semangat, motivasi dan selau optimis dalam menghadapi tantangan apapun di masa pandemi ini.

BACA JUGA  KHUTBAH JUMAT EDISI, 14 AGUSTUS 2020 MAKNA KEMERDEKAAN RI KE 75

4. Jangan sampai guru memberikan beban-beban yang berat kepada peserta didik karena bagaimanapun keadaan di masa pandemi ini banyak mengalami kesulitan terutama dalam hal ekonomi.

5. Walaupun pandemi ini berdampak pada terganggunya sektor ekonomi sehingga menyebabkan terjadi krsis ekonomi pada keluarga, kita segagai guru tetap memberi motivasi kepada peserta didik dan tidak ikut melibatkan mereka untuk berbicara tentang krisis ekonomi ini. Semua ini dilakukan agar peserta didik kita tidak mengalmi kelesuan dan kegalauan yang dapat mengganggu jiwa mereka.

6. Untuk menumbuhkan rasa patriotisme dalam setiap peserta didik, hendaknya sering-sering diajak untuk melantunkan lagu wajib nasional seperti Indonesia Raya, Indonesia Pusaka, Bagimu Negeri, Bangun Pemudi Pemuda, Berkibarlah Benderaku, Bhinneka Tunggal Ika, Dari Sabang Sampai Merauke dan lain-lain.

7. Menjabarkan temuan-temuan yang sesuai dengan konteks saat ini agar peserta didik merasa tertantang dan menadapatkan manfaat yang banyak untuk kemaslahatan dirinya pada masa kini dan masa yang akan datang.

8. Budaya kebersamaan, keakraban dan kepedulian dalam lingkungan Yayasan Pendidikan Acprilesma benar-benar terus di jaga dengan baik sebagai pengikat yang kuat demi terciptanya komunikasi yang intens, sehingga apapun program dan agenda yang telah disepakati dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses.

BACA JUGA  Outing Class Taman Wisata Lebah Yayasan Pendidikan Islam Darurrahman

9. Dalam menerapkan hal-hal yang baru untuk kemaslahatan dunia pendidikan, perlu adanya kemauan untuk mencoba dan terus mencoba dan jangan pernah berputus asa walaupun banyak rintangan, tantangan dan hambatan yang menyertai, karena pada prinsipnya tidak ada yang sia-sia pasti membuahkan hasil, tentu melalui proses-proses yang membutuhkan pengorbanan dan perjuangan yang terus menerus (istiqamah).

10. Menggali makna-makna secara sungguh-sungguh dan serius terhadap karya-karya lagu terbaik dari guru besar kita Prof. Dr. H. Agustitin Setyobudi, MM agar mendapatkan inspirasi sebagai pembelajaran menuju insan yang cerdas, dewasa dan bijaksana. Salah satu lagu yang penting kita maknai yang berjudul “Takkan Lelah”. Lagu ini dipopulerkan pada acara Raker Yayasan Pendidikan Acprilesma di Tulung Agung, Jawa Timur bulan Januari tahun 2020.

Mari kita gali secara cermat lirik lagu “Takkan Lelah” karya Profesor Agustitin berikut ini, agar benar-benar meresap kedalam qalbu, sehingga timbul suatu semangat, inspirasi dan motivasi dalam menjalani hidup ini menuju insan yang ahsani taqwim :

Saat kelelahan selalu datang
Menghampiri raga dan batin ini
Kan sirna sempurna terganti asa
Bersama rona semesta melawan duka

Kuharap kita saling mengerti
Tuk tahu tujuan yang kita cari
Bahwa perjuangan tuk satu tujuan
Yang harus kita gapai bersama-sama

Senyatanya aku tetap segar
Dalam kasih dan kerinduan
Bertahan di atas segala cobaan
Bertahan di atas segala perasaan
Bersama pelukan kasih Tuhan

Demikian 10 kesimpulan yang dapat kita gali dari pembinaan Profesor yang sangat berharga, semoga dapat kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari terutama untuk kemajuan dunia pendidikan di Yayasan Pendidikan Acprilesma khususunya dan Indonesia pada umumnya. Aamiin.

BACA JUGA  Kapolda NTB Silaturrahmi Ke Ketum PBNW, Mohon Doa dan Dukungan

Bekasi, 7 Dzulhijjah 1441 H/28 Juli 2020 M

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA