LPOK Menyiapkan Pengukuhan Bersama ” Menjaga Moderasi Beragama Untuk NKRI Jaya”

LPOK Menyiapkan Pengukuhan Bersama ” Menjaga Moderasi Beragama Untuk NKRI Jaya”

Jakarta Sinar5news. Bertempat di markas LPOK kramat VI Jakarta Pusat telah berlansung rapat umum pengurus yang dihadiri semua semua anggota yang berjumlah 20 ormas keagamaan. 12/12/19. Rapat berlansung hidmat dimulai pukul 14 .00 wib. Di buka salah satu ketua KH.Iqbal Sulam pimpinan rapat dari ormas NU. 
 
Dalam pandangan beliau bahwa” kondisi kekinian ummat beragama semakin ke depan terlihat semakin memperlihatkan penurunan terutama disisi toleransi, kerjasama dan kesetaraan. saling menghargai menghormati antar ummat beragama sudah menjadi keniscayaan dan sudah menjadi ajaran Pancasila yang akhir akhir ini kurang stabil di sebagian daerah di negara kita tercinta ini.
 
Hal lain juga yang perlu dicermati adalah kebijakan para mentri terkait terutama kementrian pendidikan dan kementrian agama agar kita dapat memberikan konstribusi konstruktif untuk kemajuan bangsa. semua bertujuan baik utk Indonesia yang lebih maju” Demikian beliau utarakan sebagai pembuka sidang.
 
Ini sejalan dengan hasil index KUB di jakarta ini masuk katagori rendah secara nasional berdasarkan index kerukunan ummat beragama yang baru di rilis kementrian agama RI  hari senin 9 Desember 2019 baru baru ini. Ujar Sam Nahdatul Whaton yang hasil riset  sudah diserahkan dilaporkan ke sekjen LPOK. Kh.Lutfi Attamimi utusan Azzikra.
 
Adapun pandangan sekjen bahwa ” pengukuhan LPOK ini sudah ditunggu semua pihak karenanya ini akan sangat menarik dan baru terjadi selama kemerdekaan kita bisa berkumpul memiliki wadah bersama utk kemaslahatan ummat bangsa yang lebih bermartabat menuju kejayaan bangsa moderat adil makmur sentosa. Karenanya ini harus kita adakah seoptimal mungkin sederhana tapi sangat meriah dan penuh makna. Dengan menampilkan keberagaman tarian nusantara diliput semua media, menyebarkan pamflet. Sepanduk sehingga gaung kita diawal harus menggelegar sampai belahan dunia agar dunia paham bahwa di Indonesia kehidupan beragama sangat terjaga penuh cinta sesama.”
 
Rapat memutuskan pertama : pengukuhan yang sejatinya bulan Desember dipindahkan ke Januari mengingat situasi akhir tahun yang sudah padat dan sebagian dari kita akan melaksanakan liburan dan natalan. Sehingga sidang memutuskan dipindahkan ke bulan Januari minggu ke tiga sekitar tanggal 20. Agar semua perencanaan lebih maksimal.  Kedua, Bagi ormas yang belum mengeluarkan sumbangan partisipasi untuk acara pengukuhan agar segera sesuai yg sdh diputuskan rapat. Ketiga, masukan dari Hindu bahwa ada pengrusakan tempat ibadah  terjadi di sekitar bromo, belum ditindak lanjuti pemerintah setempat diharapkan LPOK hadir menjembatani memperbaiki kerukunan dan oknum yang mengadu domba segara di proses. Keempat, dari Buda mengantisipasi akhir tahun agar gerakan teror dalam bentuk apapun segera di sikapi karena di kami mendapat info  gelagat sebar teror mulai mengemuka. Kami juga sdh mengadakan rapat internal mengantisipasinya. Ujarnya 
 
Demikian sidang berjalan dinamis sangat hidup dengan banyaknya saran usulan yang bermunculan dari semua anggota. Sidang ditutup dengan doa bersama dilanjutkan foto bersama.( rd )
 
BACA JUGA  Kapan Mulai Masuk Sekolah Lagi? Tahun Ajaran Baru Diundur Januari 2021 Jadi Skenario Pemerintah

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA

BACA JUGA  Ditengah Pandemi Corona, 4 Bahan Makanan ini Cocok untuk Ditanam