Global Fire Power Rilis Data Militer Terkuat Dunia : Indonesia Duduki Peringkat Ke 16

banner post atas

Sinar5news.com – JAKARTA – Global Fire Power (GFP) baru-baru ini merilis data Militer terkuat dunia pada 138 Negara tahun 2021. Dalam data yang dirilis, GFP menggunakan 50 faktor guna menentukkan nilai dari Power Index suatu Negara diantaranya ialah kekuatan militer, keuangan hingga kemampuan logistik dan kondisi geografi.

Global Fire Power (GFP) merupakan suatu situs web independen berbasis statistik yang melacak informasi pertahanan 138 negara dan diperbarui setiap tahunnya.

Melansir melalui laman resmi Kumparan dan Data Langsung GFP, Di tahun 2021 ini Amerika Serikat menduduki Posisi pertama dikarenakan negara itu memiliki Power Index 0,0721 (perhitungan 0,0000 dianggap sempurna) Posisi kedua ditempati oleh Rusia (Power Index 0,0796) dan China menempati urutan ketiga (Power Index 0,0858).

Iklan

 

Sementara itu, untuk Negara Indonesia berhasil menduduki peringkat ke 16 dengan nilai Power Index 0,2697. Tercatat, dengan populasi 267.026.366, Indonesia memiliki 800 ribu personel militer, 400 ribu personel aktif, hingga 280 ribu anggota paramiliter.

Untuk kekuatan udara, Indonesia memiliki 458 pesawat militer, di antaranya 41 pesawat tempur, 15 helikopter tempur, 38 pesawat serang darat, 109 pesawat latihan militer, hingga 188 helikopter militer.

Selain itu, di kekuatan darat, Indonesia mempunyai 332 tank tempur, 1.430 kendaraan tempur lapis baja, 63 peluncur roket, dan lebih dari 400 artileri.

Di kekuatan laut, Indonesia mempunyai 282 kapal perang, 7 kapal perang/pengawal, 24 kapal kawal kecil, 179 kapal patroli, 10 kapal penghapus ranjau hingga 5 kapal selam.

Di sisi keuangan, Indonesia tercatat memiliki anggaran pengeluaran hingga USD 9.200.000.000 per tahun atau sekitar Rp 129,5 triliun.

Berikut Daftar 20 Besar Negara di Dunia yang Masuk dalam Rilisan Data GFP :

BACA JUGA  Menko PMK: Pemerintah Siapkan SDM yang Unggul dan Berdaya Saing

1. Amerika Serikat

2. Rusia

3. China

4. India

5. Jepang

6. Korea Selatan

7. Prancis

8. Inggris

9. Brasil

10. Pakistan

11. Turki

12. Italia

13. Mesir

14. Iran

15. Jerman

16. Indonesia

17. Arab Saudi

18. Spanyol

19. Australia

20. Israel