DPRD Lotim Setuju Tanah Daerah 1.472 m Di serahkan Ke PT.Bank NTB

banner post atas

Sinar5news.com- Selong – Rapat Paripurna X Masa Sidang II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD), Kabupaten Lombok Timur,dalam rangka Penetapan Keputusan Dewan dan Persetujuan Pemindahtanganan Tanah Milik Pemerintah Kabupaten Lombok Timur Kepada Bank NTB Syariah Dalam Bentuk Penyertaan Modal. Telah digelar dihalaman depan Kantor DPRD yang dihadiri Ketua dan Wakil Ketua DPRD Lombok Timur,Bupati H.M.Sukiman Azmy,Forkopimda Lotim semua anggota DPRD II Lombok Timur. Selasa(14/04/2020).

Salah satu agenda dalam Rapat Paripurna tersebut yang dibahas dan disetujui DPRD adalah persoalan Pemindahtanganan Barang Milik Daerah berupa tanah bangunan pertokoan atau rumah toko pancor seluas 1.472 m2 (dari luas 5.134 m2 ) yang terletak di Jln.TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid Pancor Kecamatan Selong kepada PT. Bank NTB Syariah Dalam Bentuk Penyertaan Modal.

Iklan

Dalam Pembahasan oleh Panitia Khusus II (dua) DPRD Kabupaten Lombok Timur dilakukan dengan mengacu pada dokumen berupa :Surat masuk Bupati Nomor 028/294/PKAD/2020 tanggal 24 Maret 2020 Perihal Mohon Persetujuan Pemindahtanganan Barang Milik Daerah Dalam Bentuk Penyertaan Modal Pemerintah Daerah.

Laporan Hasil Penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik PUNG’Z ZULKARNAIN DAN REKAN Nomor : 00618/2.0004-01/PI/X/2019tanggal 14 Oktober 2019 dengan Nilai Pasar Rp.4.203.700.000 (Empat Milyar Dua Ratus Tiga Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah).
Laporan Hasil Penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik WISNU JUNAIDI DAN REKAN Nomor : 000749/2.123-00/PI/11/0391/0/XII/2019tanggal 17 Desember 2019 dengan Nilai Pasar Rp.4.416.000.000 (Empat Milyar Empat Ratus Enam Belas Juta Rupiah).

Setelah dilakukan pembahasan antara Panitia Khusus II (dua) DPRD Kabupaten Lombok Timur bersama pihak PT. Bank NTB Syariah Cabang Selong dan Kepala Dinas/Badan serta instansi terkait lainnya,maka telah dihasilkan beberapa butir kesepakatan diantaranya.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lombok Timur pada Prinsipnya Setuju terhadap Pemindahtanganan Barang Milik Daerah berupa Tanah Bangunan Pertokoan/Rumah Toko Pancor Seluas 1.472 m2 (dari luas 5.134 m2 ) yang terletak di Jln.TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid Pancor Kecamatan Selong kepada PT. Bank NTB Syariah Dalam Bentuk Penyertaan Modal.
Sebagai tindak lanjut dari persetujuan Dewan itu, akan diadakan kembali pertemuan Internal antara Pihak PT. Bank NTB Syariah, Pemerintah Daerah, Camat Selong dan Lurah Pancor untuk membicarakan kembali secara tekhnis.

Foto : Muliadi,FT ( Anggota DPRD II Lomok Timur )

Terhadap Masyarakat dan Pedagang yang ada pada lokasi yang akan dipindahtangankan dalam bentuk penyertaan modal oleh Pemerintah Daerah akan diperhatikan dan dicarikan solusinya.

Pada intinya Pemindahtanganan Barang Milik Daerah Dalam Bentuk Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada Badan Usaha Milik Daerah dan/atau Perusahaan Daerah lainnya dimaksudkan juga untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menghasilkan Pendapatan Daerah. Penyertaaan modal tersebut merupakan wujud dari peran Pemerintah Daerah dalam rangka memajukan kesejahteraan umum.(Bul)