DPRD II Gianyar Bali Tertarik Dengan Tehnis Pemeliharaan Jalan PUPR Lotim,NTB.

banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Komisi II DPRD Kabupaten Gianyar Provinsi Bali melakukan kunjungan kerja ke Kantor PUPR Lombok Timur untuk berkonsultasi tentang berbagai program yang dilaksanakan PUPR Lotim yang dianggap telah dapat dilaksanakan dengan baik. Rombongan Komisi II tersebut diterima oleh Kadis PUPR dan beberapa Kepala Bidang diaula kantor PUPR Lotim. Kamis(05/03/2020).

Kepala Dinas PUPR(Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Lalu Muliadi,ST dalam kata penerimaannya menyampaikan bahwa kantor PUPR Lombok Timur Timur memiliki empat bidang dan satu sekertariat, yakni, Bidang Bina Marga yang menangani Infrastruktur Jalan,Bidang Pengairan yang menangani masalah irigasi,rawa dan lainnya, Bidang Cipta Karya yang menangani air bersih dan kegiatan Paksimas lainnya, dan Bidang Tata Ruang yang menangani masalah tata ruang wilayah. Dan keempat bidang ini didukung oleh sekertariat PUPR.

Iklan

Pada tahun 2020 ini dengan segala keterbatasan dan luas wilayah pihak PUPR dapat melaksanakan berbagai program yang menjadi target Pemimpin kita Bupati dan wakil Bupati.

“Periode Bupati yang sekarang ini memiliki Visi dan Misi mewujudkan Masyarakat Lombok Timur Yang Adil Sejahtera dan Aman(ASA-red),” Ungkapnya.

Tugas PUPR Lotim sampai dengan tahun kelima kepemimpinan Bapak Bupati yakni ada tiga tugas yang harus disukseskan diantaranya pertama membuat jalan kita ini mulus dan mantap ini tugas bidang Bina Marga, kemudian dibidang irigasi kita ditaargetkan untuk bisa mengalirkan air sampai ketempat yang jauh serta Tugasnya yang ketiga adalah Linstrik harus menyala sepanjang masa.

“Dari target tersebut ditahun 2023 nanti, Indek Infrastruktur kita harus mencapai RPJMD(Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dengan target 78 persen kemantapan, baik dalam infrastruktur jalan, Irigasi maupun bidang air bersih,” Papar Muliadi.

BACA JUGA  Buletin Jum'at HAMZANWADI Edisi-06

Muliadi juga menambahkan pihaknya juga melakukan program percepatan untuk mengejar target itu dengan MOU dengan Pemerintah daerah dan DPRD Lombok Timur,melaksanakan percepatan infrastruktur dengan nilai Rp.300 milyar,yang saat ini sudah masuk tahun kedua.

“Infrastruktur-infrastruktur mendasar seperti infrastruktur jalan dialokasikan dana Rp.235 milyar, Infrastruktur Pengairan Rp.50 milyar dan Infrastruktur Air Bersih Rp.15 milyar,” Ujarnya.

Sementara itu Ketut Sudarsana dari Fraksi PDI Perjuangan Komisi II DPRD Gianyar Bali dalam acara Tanya jawab sangat tertarik dengan pola PUPR Lombok Timur yang melakukan pemeliharaan jalan yang berlubang sedikit-sedikit, karena di Kabupaten Gianyar sangat sulit dilakukan karena ongkos tenaga non ahli yang cukup tinggi.

“Saya tertarik sistim pemeliharaan jalan dilombok timur ini, bagaimana caranya contoh kan jalan rusak akibat banjir misalnya atau jalan berlubang sedikit-sedikit dibulan januari kan harus dikerjakan pada bulan itu, sementara lelang proyek kan belum selesai pada bulan itu, ini bagaimana caranya,” Tanya Sudarsana.

Hal itu dijawab oleh Kadis PUPR Lombok Timur yang menjelaskan bahwa kerusakan jalan akibat bencana tidak bisa diprediksi, dan masyarakat tahunya begitu jalan rusak kita haarus segera perbaiki, mereka tidak tahu apa itu lelang atau tender proyek.
“Untuk mengatasi hal tersebut kami di PUPR Lotim membentuk Seksi yang namanya seksi pemeliharaan dan pemantapan jalan, disana itu kami taruh anggaran yang bisa dikerjakan mulai bulan bulan januari, sistim yang kita sebutkan didokumen pelaksanaan anggaran adalah swakelola, kapan swakelola bisa kita laksanakan jika ada tenaga tehnis,peralatan tehnis dan buruh tehnis,” Pungkasnya.(Bul)