Dengar Pendapat  RRI/TVRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik Bersama Komisi I DPR RI 

banner post atas

Sinar5news.com – Bertempat di gedung  Nusantara II bersama  komisi I melakukan rapat kerja mendengarkan laporan dari  RRI dan TVRI di hadapan dewan majlis rakyat Senayan. M.Rohanuddin direktur utama TVRI melaporkan serta memaparkan kinerja dan capain stasiun penyiaran pelat merah ini dalam kurun priode sebelumnya. Selama  lima tahun  TVRI telah banyak mendapat penghargaan sebagai media dengan konten terbaik “aplikasi vlego yang kita miliki sudah dua kali memenangkan sebagai aplikasi terbaik di asia dibidang degitalisasi.” Papar Direktur. 

 
Masih dalam uraiannya” saat ini reputasi penyiaran kita sudah masuk   renking 50 dunia.” Imbuhnya. Rabu, 20/11/19
 
“Kekuatan RRI/TVRI sebagai media pemersatu bangsa, dipandang sebagai jangkar kekuatan pemersatu nasional. Terus berinovasi dalam menghadapi arus informasi global yang tetap dengan pesan damai, menghadirkan nilai budaya nusantara, menanamkan edukasi tontonan yang menghadirkan tuntunan. dengan tetap menjaga keragaman  Sebagai  alat negara menjaga persatuan. Inilah semangat awal kita dalam menyajikan konten siaran dalam berbagai ragam program”. tutur direktur.
 
Dalam rangka memudahkan milenial dan menarik konten TVRI juga hadir dengan berbagai variasi konten menarik yang terdapat di Aplikasi vlego. Semua terobosan ini dimaksud agar TVRI hadir dengan lebih cepat sesuai kehendak zaman menyasar milenial.”
 
Rencana kerja 2020 mengembangkan satelit pemancar notifikasi bencana yang akan di pasang di 5 wilayah rawan gempa. Ini sudah kita coba di tiga wilayah
 
RRI mendapat penghargaan dari Jepang sepanjang sejarah. Kemudian mendapat penilaian  terbaik kedua dari mentri keuangan dalam hal pelaporan dan penggunaan anggaran sebagai media yang mempergunakan pembiayaan negara.
Dalam rangka menyempurnakan undang undang penyiaran kedepan kami mohon bisa diikutkan merumuskan membahas undang undang penyiaran akan datang.” Demikian permintaan RRI/TVRI di hadapan dewan.
 
Dalam sesi tanya jawab ada sembilan anggota yang menyampaikan pertanyaan dan tanggapan terhadap penjelasan lembaga penyiaran publik ini. Yang antara lain dewan menyampaikan TVRI/RRI harus lebih baik dalam segala hal karena dibiayai negara. Jangan kalah dengan stasiun swasta yang mencari duit sendiri. Kemudian ada juga yg menyampaikan prodak lama yang baik terus dipertahankan jangan kemudian dibuang semua padahal itu diminati masyarakat luas sprti program kelomponcapir. Masukan yg lain juga TVRI  harus merekrut melinial dan biarkan mereka berkreasi dengan dunia mereka asal tetap dalam aturan main yang benar. Selanjutnya TVRI harus menghadirkan tontonan yang bisa menjadi tuntunan.
 
Sementara yang sangat dahsyat adalah masukan dari Yan Mandenas wakil rakyat paling timur Indonesia dapil Papua. Beliau menyampaikan ” Apresiasi kepada RRI/TVRI karena di daerah kami yang jauh dari informasi program favoritnya adalah olahraga, TVRI juga harus berperan aktif mendistribusikan informasi dana desa, dalam semua hal karena dana desa ini sangat besar. Sehingga perannya sebagai penyokong informasi terhadap capain pemerintah dapat segara sampai ke rakyat. Kemudian menyampaikan agenda ke depan terhadap agenda pemerintah harus juga disampaikan agar berita berimbang. Demikian saran beliau terhadap TVRI. Serta beliau menekankan menyiapkan SDM kaderisasi pendidikan upaya menghadapi dunia pertelevisian yang sangat kompetitif sebagai pilar memberikan informasi yang benar melawan hoax upaya tegaknya negara kesatuan dari segala macam ancaman baik datang dari dalam maupun luar.” Demikian Beliau sampaikan di hadapan majlis yang terbuka untuk umum.(smy)
BACA JUGA  Kesaksian Nakhoda"Ladini Rasyidi" Tentang Karomahnya Hamzanwadi Di Sadur Oleh Badri HS QH