CERPEN INSPIRATIF (7) MALU SAMA KUCING OLEH : ABDUL QUDDUS AL MAJIDI (SISWA KELAS VIII SMP NW JAKARTA)

banner post atas

 

(Puisi)

Kau…
Bagai rembulan…
Yang selalu…
Bersimpuh malu…

Iklan

Aku punya 3 saudara. Salah satunya perempuan. Ia berumur 3 tahun. Dia baik, cantik dan solehah. Memakai baju biru lengan panjang, ada gambar kucing dibajunya dan berambut sedikit keriting, Siapakah dia?

Hari-hari biasa telah berlalu, waktu itu, 10 April 2016, aku sedang menonton TV pada pukul 5 sore dirumahku. Aku menonton Upin dan Ipin bersama adikku, Maulidia Fakhma Hayati.

“Lidia… o… Lidia.” Panggilku pada Maulidia. “Diye…m. Jangan blisik A.” Ucap Lidia padaku. Lidia memanggilku AA. “Lidia, ganti ya…” Ucapku. “A… jangan gantiin A. Mau nonton Upin dan Ipi…n.” Kata Lidia padaku. Aku si… kadang-kadang meledek Lidia. Lidia itu gemesin banget kalau kalian tau.

Setelah menonton, ayahku menyetel sebuah video yang berisi lagu di HPnya. Lidia pun melihat video lagu itu di HP ayahku. Setelah filmnya habis, akupun ikut-ikutan melihat video musik itu. musik apa ya… kalau mau tau, yuk kita dengarkan sama-sama.

Judul lagu : Romaria – Malu Sama Kucing

Jadi anak manis, gak boleh menangis, malu sama kucing, meong-meong-meong. Ayolah bernyanyi, gak boleh bersedih, malu sama kucing, meong-meong-meong.

Silahkan bagi para pecinta lagu untuk mencari lagu itu di Youtube, dan di Google. Ya… kesimpulannya, kita sebagai ciptaan Tuhan jangan bergantung pada yang lain dan kita jangan sering menangis, nanti malu sama kucing de…h. Sekian, maaf jika ada yang salah, dan nantikan cerpen menarik selanjutnya.

Bekasi, 13 Syawal 1441 H/5 Juni 2020

BACA JUGA  Kesatria dan Menara Bintang