Beginilah Kecerdasan Ali RA Dalam Menjawab Pertanyaan Mematikan Tiga Pendeta Yahudi

Beginilah Kecerdasan Ali RA Dalam Menjawab Pertanyaan Mematikan Tiga Pendeta Yahudi

Dengan kecerdasan yang dianugerahkan Allah terhadap sahabat dari golongan anak-anak yang pertama memeluk agama Islam Ali Bin Abi Tolib mampu menjawab pertanyaan mematikan dari pendeta Yahudi yang bukan saja dampaknya menyangkut nama baik Ali RA sendiri, melainkan membawa nama baik, harkat dan martabat Islam.

Seperti apa yang dikisahkan dari akun yutub yang diposting oleh Hastag tv tentang debat Umar, Ali dan tiga pendeta Yahudi yang diceritakan Ust. Nazril Abdul Muluk. Beliu mengambil kisah tersebut dari kitab fadailul khamsah min sihahissittah juz 2 h. 261.

Diriwayatkan, pada suatu hari datanglah tiga orang
pendeta Yahudi menghadap kepada Khalifah Umar Bin Khattab RA, kemudian berkata; wahai amirul
mu’minin, kami bertiga datang ingin bertanya kepadamu tentang beberapa hal, apabila engkau bisa menjawab pertanyaan kami, maka kami bertiga masuk Islam. Tapi jika engkau tidak bisa menjawab berarti Islam itu bukan agama yang benar dan Muhammad itu bukan seorang Rasul.

Mendengar pertanyaan itu, Khalifah Umar RA memerintahkan Salman untuk menanggil Ali RA guna menjawab tantangan Pendeta tersebut.

Dalam tantangan ini Pendeta tersebut melontarkan 6 pertanyaan yang sangat sulit dan membutuhkan pemikiran yang mendalam.

Pertanyaan yang pertama; kapan pintu langit itu terkunci?. “Ini pertanyaan jebakan namanya pak, dia menggunakan
pertanyaan yang rasanya sulit untuk dijawab. Karena itu butuh nalar yang dalam.” jelas Ust. Nazril ketika menceritakan kisah ini. Ali RA menjawab; assyirku billah (sirik
kepada Allah ), jika kalian mempersekutukan Allah seluruh amalan tidak naik ke langit itulah makna langit terkunci

“Kemudian yang kedua” lanjut pendeta mengajukan pertanyaannya. Kapan pula masanya pintu langit itu terbuka ?. Ali RA menjawab, disaat engkau mengucapkan Lailaha lllallah.

“Kemudian yang ketiga” lanjut pertanyaan pendeta; coba engkau sebutkan kuburan yang bisa berjalan sama penghuninya?. “yang kalian tanyakan ini adalah Yunus Bin Mata (Nabi Yunus) yang berada di perut ikan. Itulah kubur yang berjalan bersama penghuninya” jawab Ali RA. “Kalau Nabi Yunus tidak banyak mohon ampun kepada Allah maka ikan itu akan tetap mengubur Nabi Yunus didalam perutnya. Nabi Yunus dibawa 40 hari di perut ikan ke 7 samudra baru di muntahkan.” Jelas Ust. Nazril ketika menerangkan tentang kisah Nabi Yunus.

Pendeta itu terkaget
karena pertanyaannya bisa terjawab.

“Kemudian sebutkan pula makhluk Allah yang bisa memberikan peringatan kepada kaumnya tapi dia
tidak manusia dan tidak pula jin.” Pertanyaan keempat pendeta Yahudi. Ali RA menjawab, semut yang mengomandoi tentaranya untuk masuk kedalam sarangnya karena Nabi Sulaiman mau lewat.

Pendeta Yahudi melanjutkan pertanyaannya yang kelima. Coba engkau sebutkan lima makhluk Allah yang berjalan dimuka bumi tapi tidak dilahirkan oleh induknya?. “Adam AS, Siti hawa, onta Nabi Soleh keluar dari batu, tongkat Nabi Musa berubah jadi ular, ular itu tidak dilahirkan induknya dan kambing pengganti leher Nabi Ismail.” Jawab Ali RA.

Pertanyaan terakhir/keenam dari pertanyaan Pendeta Yahudi. Coba engkau jelaskan kepada kami kisah pemuda yang mempertahankan imannya dan mereka bersembunyi di dalam gua. Mendengar pertanyaan itu Ali RA mempersilahkan Pendeta Yahudi duduk untuk mendengarkan jawaban dari pertanyaannya mengenai kisah tentang Ashabul Kahfi yang beliau akan ceritakan secara rinci dan jelas. Fathi.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA