Anies Baswedan Jamin Tidak Hentikan Kontrak Pada Masa Pandemi

banner post atas

Sinar5news.com – Jakarta – Dalam upaya penanganan Covid-19 dan memberi lapangan kerja, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjamin tak akan melakukan pemutusan kerja bagi tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama pandemi covid-19.

Pernyataan Gubernur Anies Baswedan disampaikan dalam channel Youtube Pemprov DKI Jakarta pada Jumat,(29/5)

“Semua tenaga kerja yang mengabdi untuk Pemprov DKI, termasuk 120 ribu tenaga PJLP (Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan), kontraknya tidak dihentikan. Pemprov tetap menjaga perannya sebagai pemberi lapangan kerja bagi rakyat di Jakarta,” ungkap Anies(29/5)

Iklan

Anies menegasgkan, bahwa gaji ASN tetap sama dan tidak ada perubahan, Selain itu bansos seperti KJP dan bantuan lain akan dipertahankan

“Sempat ada usulan agar bansos dari KJP dan bantuan lainnya, itu di pangkas 50%. Tujuannya agar TKD bagi ASN Itu bisa di pertahankan. Nilai pemotongan bansos itu sebesar 2 Triliyun, sam dengan 25% Anggaran TKD. Tapi perlu saya tegaskan bahwa mereka yang menerima bansos itu adalah orang orang yabg saat ini mengalami kesulitan ekonomi. Jadi kita pilih untuk memrikan 2 Triliyun itu bagi rakyat prasejahtera.” jelas anies.

Anies mengatakan, ASN sebagai penyelenggara negara harus bertugas melindungi rakyat. Anies juga meminta agar ASN tetap semangat melayani rakyat. Karena keselamatan rakyat adalah prioritas nomor satu, dan dalam kondisi apapun sikap ASN harus menomor satukan rakyat dibanding diri sendiri.

“Apalagi dalam kondisi penuh cobaan seperti sekarang ini. Saya perintahkan kepada semua ASN di seluruh Pemprov Jakarta untuk bersikap sebagai penyelenggara negara yang ksatria, tangguh, tabah, tak lunglai menghadapi cobaan, kita berada di garis terdepan. Harus beri contoh sikap tangguh,” papar Anies.

BACA JUGA  Salurkan Bantuan, Pemuda NW NTB gandeng IP NW dan LAZIS Melontar